Perbedaan Kabel UTP dan STP

Add Comment


Anda tahu apa saja perbedaan kabel UTP dan  kabel STP ? Sebab meski secara umum  ke 2 kabel tadi terlihat sama, tetapi dalam prakteknya ada cukup aneka macam perbedaan yang menghasilkan 2 kabel yg masuk dalam kategori jenis Twisted Pair tersebut tidak bisa disebut sebagai saudara kembar begitu saja.

Kabel UTP serta kabel STP ialah satu diantara poly komponen krusial yang diperlukan untuk menciptakan sebuah jaringan komputer. Teknodaily.Com sebelumnya jua sudah pernah mengungkapkan menggunakan khusus tentang pengertian asal masing-masing kabel tadi, yang mana artikelnya dapat ditemukan melalui link (tautan) berikut :

Apa Itu Kabel Jaringan UTP ?
Apa Itu Kabel Jaringan STP ?
Karena kiprahnya yang relatif krusial sebagai keliru satu perangkat keras jaringan komputer, adalah krusial bagi kita buat mengetahui apa saja perbedaan fundamental antara kabel UTP dan  kabel STP. Serta disini semuanya akan dijelaskan secara lengkap, baik perbedaan kabel UTP dan  STP Bila dilihat berasal segi wujud fisik maupun beberapa aspek lainnya seperti harga, kemudahan instalasi buat diterapkan dalam sebuah jaringan personal komputer , hingga perbedaan harga diantara keduanya.

Berikut adalah 8 disparitas Kabel UTP dan  Kabel STP :

disparitas MATERIAL serta BAHAN PEMBUNGKUS KABEL

Gambar-perbedaan-Kabel-UTP-dan -STP

perbedaan kabel UTP serta kabel STP yg pertama terletak pada material kabel serta bahan pembungkus yg dipergunakan masing-masing kabel. Di kabel UTP, material logam maupun isolatornya lebih lunak, begitu pula dengan material pembungkusnya yang pula lunak dan  mempunyai ukuran diameter yg cukup mungil. Sementara di kabel STP, material logamnya lebih keras dan  secara ukuran lebih akbar sedikit, bahkan hal ini terus berlanjut ke isolatornya yang jua lebih keras serta sedikit kaku.

Disparitas PROSES INSTALASI

berukuran kabel UTP yg lebih kecil serta material atau bahan pembungkusnya yg jauh lebih tipis secara otomatis membuatnya lebih bersahabat saat harus melewati sebuah proses instalasi. Hanya saja guna memaksimalkan fungsi serta kemampuannya, instalasi kabel UTP menuntut adanya perangkat tambahan berupa pipa plastik atau pipa alumunium.

Sementara khusus pada kebel STP, diameter yang lebih besar  ditambah menggunakan material atau bahan pembungkusnya yg cukup tebal menghasilkan instalasi kabel STP jadi sedikit lebih bikin capek. Selain kurang fleksibel sebab wujud fisiknya yang kaku, bahan pembungkus yg tebal pula menuntut tenaga ekstra serta lebih berhati-hati Jika tidak ingin terluka waktu proses crimping. Selain itu sebab kabel STP pula dibekali dengan kawat untuk ground, maka bagi beberapa kalangan yang kurang terbiasa dengan proses instalasi kabel STP untuk sebuah jaringan komputer mungkin akan sedikit mengalami kesulitan.

Perbedaan LAPISAN PELINDUNG

Gambar-disparitas-Antara-Kabel-UTP-dan -Kabel-STP

perbedaan kabel UTP dan  kabel STP yg kedua merupakan lapisan pelindung, yang mana hal ini memang sinkron menggunakan karakteristik atau struktur dari masing-masing kabel itu sendiri. Sesuai dengan namanya, kabel STP diselaputi dengan pelindung alumunium (Shielded), sementara kabel UTP tidak memakai lapisan tadi (Unshielded).

Perbedaan KEMAMPUAN

Absennya pelindung alumunium di kabel UTP membuatnya cenderung lebih rentan terhadap radiasi medan magnet atau voltase yg tinggi. Hal ini bertolak belakang menggunakan kabel STP yang berkat pelindung alumuniumnya maka mempunyai kemampuan lebih buat bertahan terhadap gangguan interferensi elektromagnetik yg dari dari sekeliling kabel. Tentu saja ini adalah salah  satu kelebihan kabel STP yang tak dimiliki oleh kabel UTP. (Cari tahu lebih banyak tentang kelebihan kabel STP di > Kelebihan dan  Kekurangan Kabel STP).

Disparitas HARGA

Gambar-disparitas-Kabel-UTP-serta-Kabel-STP

perbedaan kabel UTP dan  kabel STP selanjutnya terletak di harga. Hal ini bukan suatu hal yg aneh mengingat struktur pembangun dari ke 2 kabel itu sendiri intinya memang tidak selaras cukup jauh. Bila kabel UTP memiliki ciri yg lebih mudah, kabel STP justru jauh lebih rumit karena memiliki lapisan pelindung ekstra serta material yg lebih tebal. Alhasil kondisi ini mengakibatkan harga kabel UTP jauh lebih murah sebagai akibatnya diklaim lebih bersahabat dengan kantong, ad interim harga kabel STP cenderung lebih mahal dan  membuatnya jadi kurang disukai.

Disparitas FUNGSI

Mungkin tidak poly yg tahu atau mungkin jua sudah tahu tapi sengaja memperlakukan sama penggunaan kabel UTP dan  kabel STP. Padahal sejatinya terdapat perbedaan fungsi antara kabel UTP serta kabel STP, yang mana kabel UTP lebih ditujukan sebagai komponen pendukung instalasi jaringan komputer yg bersifat indoor (dalam ruangan), sementara kabel STP ditujukan menjadi perangkat keras buat jaringan personal komputer  outdoor (luar ruangan).

Perbedaan fungsi kabel UTP serta STP ini sangat wajar sebab ciri yang dimiliki kabel STP memang lebih mumpuni buat bertahan dari gangguan yang berasal berasal luar termasuk cuaca. Hal ini bisa terjadi karena material yang dimiliki kabel STP jauh lebih tebal dibanding material kabel UTP, selain itu konektor kabel STP pula memiliki kelebihan berupa kemampuan mencegah air atau kelembapan masuk lewat celah konektor yang bisa berakibat meningkatkan kecepatan korosi.

Ad interim kabel UTP yang materialnya cenderung lembut Bila dipaksakan buat digunakan pada instalasi jaringan personal komputer  indoor maka mampu berpotensi cepat rusak sebab simpel retak, keropos atau bahkan patah. Sayangnya karena harga kabel UTP jauh lebih murah dibanding harga kabel STP, banyak orang akhirnya nekat untuk memakai kabel UTP menggunakan cara mengakalinya menjadi kabel jaringan buat instalasi outdoor. Padahal Bila terus dibiarkan hal ini bisa berefek buruk  terhadap kelangsungan jaringan personal komputer  itu sendiri buat jangka panjangnya.

Perbedaan KONEKTOR

Gambar-disparitas-Konektor-Kabel-UTP-dan -Kabel-STP

disparitas kabel UTP dan  kabel STP yg berikutnya adalah konektor yg digunakan di masing-masing kabel. Jika kabel UTP umumnya dikawinkan menggunakan konektor Register Jack (RJ) yang mempunyai kode RJ-45, kabel STP justru dipasangkan menggunakan konektor berkode RJ-11.

Penggunaan 2 konektor tersebut bersifat mutlak dan  mampu berpotensi menyebabkan bahaya Jika kabel UTP atau STP diakali untuk memakai konektor yg bukan menjadi pasangannya. Karena selain mempunyai perbedaan karakter, konektor buat kabel STP telah dirancang lebih bertenaga mengingat fungsinya menjadi kabel jaringan buat instalai outdoor. Hal ini pulalah yg secara otomatis membuahkan harga konektor kabel STP jauh lebih mahal, bahkan bisa mencapai 10 kali lipat asal harga sebuah konektor untuk kabel UTP.

Disparitas taraf POPULARITAS

Gambar-disparitas-Antara-Kabel-UTP-dan -STP

disparitas kabel UTP dan  kabel STP yg terakhir adalah taraf popularitas yg terpaut relatif jauh. Dimana dalam hal ini kabel UTP sebagai yang paling terkenal pada kalangan para pengguna ataupun penggiat jaringan personal komputer  secara awam.

Beberapa faktor yang menghasilkan kabel UTP jadi lebih populer ketimbang kabel STP tentu saja dikarenakan sang harga kabel UTP itu sendiri yang jauh lebih murah berasal harga kabel STP, dan  proses instalasinya yang jauh lebih simpel serta mudah ketimbang instalasi kabel STP yg populer rumit. Meskipun terlihat sederhana, dua faktor itulah yg akhirnya mengakibatkan poly kalangan lebih tak jarang menentukan kabel UTP buat menciptakan sebuah jaringan personal komputer , dan  disi lain cenderung mengabaikan kehadiran kabel STP.

Demikian 8 Poin krusial disparitas Kabel UTP dan  Kabel STP. Semoga selesainya membaca artikel ini Anda dapat mengenal dan  memahami lebih banyak wacana kabel UTP juga kabel STP, sebagai akibatnya mengantongi info yang relatif Jika suatu ketika Anda dihadapkan di sebuah situasi untuk membentuk sebuah jaringan komputer, baik itu indoor juga outdoor.

Perbedaan Infrared dan NFC

Add Comment





Infrared dan NFC merupakan salah satu dari sekian banyak jenis teknologi untuk transfer data nirkabel. nirkabel sediri berarti tanpa kabel mereka megunakan media gelombang tertentu dalam pegunaan nya, pada kehiduan sehari hari biasanya ketiga teknologi ini banyak di terapkan dibarang elektronik seperti hp dan berguna sebagai alat transfer data.

Dari penjelasan singkat diatas kita akan bahas satu persatu.

Yang pertama teknologi infrared (inframerah)
teknologi inframerah mengandalkan gelombang elektromagnetik dengan pajang gelombang antara 700nm sampai 1mm, lebih panjang daripada goleombang sinar tampak dan lebih pendek dari gelombangs radio.

pemanfaatan inframerah banyak kitatwmukan pada kehidupan sehari hari khusus nya pada barang elektronik, seperti remot, alat komunikasi, dan alat keamanan seperti cctv.

keuntungan jika kita mengunaakann inframerah yaitu pengunaan yang praktis dan masih terbilang sederhana, dan relatif lebih aman dari peretasan karena saat terkoneksi reciver dan pemancar harus berhadapan beda degan koneksi radio yang bersifat menyebar dan memiliki cangkupan luas.

kelemahan dari teknologi inframerah ini yaitu pegunaan nya yang kurang fleksible karena harus reciver dan pemancar harus berhadapan, kecepatan trasfer data melalui inframerah lebih lambat, sudah mulai banyak ditinggalkan oleh banyak perangkat teknologi seperti hp bahkan tv.

Teknologi NFC

NFC sendiri sendiri adalah singkatan dari  Near field communication, kalau kita artikan NFC merupakan teknologi koneksi jarak dekat  NFC bekerja pada frekuensi 13.56 MHz, saling berhubingan megunakan gelombang 22.11 MHz

NFC sengaja dibuat sebagai teknologi komunikasi jarak deakat dan terhidar dari interverensi gelombang, pemanfaatan teknologi ini sudah banyak digunakan di kehidupan sehari hari seperti pada hp, mungkin kalain pernah mendegar degan nfc ini kita dapat saling berbagi vidio,foto dengan hanya menempelkan kedua handphone saja.

tidak hanya itu pitu hotel yang dimana kita akan membukanya kita hanya perlu menempelkan kartu ke sensor saja, tidak hanya itu masih banyak lagi seperti parkir otomatis gerbang tol otomatis dan pembayaran seperti kartu e-money dan yang lain nya.


Istilah CAM, TS, R5, DVDScr, DVDRip, TVRip, dan BRip Blu-ray dalam sebuah film

Add Comment


Untuk kalian para pencinta film pasti tidak asing lagi degan istilah CAM, TS, R5, DVDScr, DVDRip dan yang lainnya, berikut ini saya akan jelasakan satu persatu


1. CAM

Apasih CAM? CAM asal berasal istilah Camrip atau Camming yaitu kata kualitas pada film yg paling buruk . Gambarnya hasil rekaman berasal handycam pada bioskop, suaranya jua dari dari microphone built-in handycamnya, jadi lumrah jika kadang-kadang ada orang lewat pada depan layar atau ada orang makan popcorn sambil ngobrol di sebelahnya kenceng banget yaa otomatis ikutan kerekam.

Dua. TS (Telesync)

Hampir sama kayak CAM akan tetapi suaranya udah diganti sama yang suara lebih mengagumkan, akan tetapi kualitas gambarnya permanen sama. Suaranya sendiri bisa diambil berasal audio jack (yang biasa dipergunakan untuk penonton yg punya dilema telinga) penontonnya jadi suara tepuk tangan, ketawa penonton, atau dialog penonton yg kenceng banget itu hilang akan tetapi gak sepenuhnya mengagumkan. Masih kadang-kadang terdengar interferensi atau suara yang biasa disebut background noise. Kebanyakan tipe TS direkam pada bioskop yang kosong jadi gambarnya tidak mengecewakan tanpa terdapat penonton yg lewat kesana kesini.

3. R5

R5 maksudnya DVD yg dirilis khusus buat region 5 (area bekas Uni Soviet, India, Afrika, Korea Utara dan  Mongolia). Disparitas fundamental R5 dengan versi biasa merupakan bahwa versi ini diproduksi dengan transfer pribadi Telecine/TC tanpa adanya proses pengolahan gambar / rendering / encoding. Akan tetapi kualitas R5 udah lumayan dan  enak untuk ditonton.

Karena tidak ada standar khusus buat bajakan R5 umumnya bajakan versi ini dilabeli Telecines (TC), DVD Screeners (DVDScr) atau bahkan DVDRip. Beberapa bajakan versi ini dilabeli dengan ekstensi arsip ".R5".

4. DVDScr / DVD Screener

DVD Screener artinya semacam sampel yang dikirim ke toko-toko DVD untuk diputar disana. Sebab cuma sampel, jadi acapkali ada watermarknya, contohnya terdapat goresan pena "this video belongs to Warner .Co" serta sebagainya.

Istilah SCR sendiri artinya pre-release sebuah film yg biasa direkam pada format kaset VHS yang didistribusikan sang pembuat ke toko-toko penyedia sewa film, media, tekevisi buat tujuan kenaikan pangkat  . Karakteristik utamanya yaitu pada tengah-tengah film terdapat teks berjalan (ticker) yang berisi kata-istilah bersifat promosi atau informasi perihal film tadi. Terkadang hanya tampil beberapa dtk akan tetapi terdapat juga yang sangat menyebalkan yaitu tampil sepanjang film.

5. DVDRip

DVDRip ini artinya yang akan terjadi copyan asal DVD yang telah dirilis secara resmi. Kualitasnya menyamai DVD aslinya dimana biasanya informasi region dan  perlindungan copy telah dilumpuhkan oleh si ripper sebagai akibatnya DVDRip ini simpel buat didistribusikan. Tipe ini umumnya didistribusikan pada bentuk SVCD dan  DVD atau DivX/XviD.

6. DVD Full

umumnya DVD asli dijadiin file menggunakan perluasan arsip ".Iso" terus diupload. Besarnya mampu 4GB lebih, padahal isinya sama aja. Umumnya file ini pada download sang pembuat DVD bajakan, akan tetapi buat ditonton sendiri kurang pas ukuran segede ini.

7. Blu-Ray/HD-Rip 720p/1080p

Sama mirip DVDRip, akan tetapi yang ini diambil dari Blu-Ray rilis resmi. Kualitas gambar tak usah diragukan lagi sebab kualitas ini paling bagus. Hanya saja ukuran filenya besar -besar .

BD/BR Rip yg dikemas pada DVD lebih baik berasal DVD-Rip meskipun ukuran yang tidak sama karena berasal dari asal yg lebih cantik. BD Rips umumnya tersedia dalam rilis ukuran DVD-Rip (umumnya 700MB/film hingga 1.4GB/film) yg di encoding dalam format xviD serta yg rilis DVD5/DVD9 (umumnya ukuran 4.5GB++/film) yang diencoding dalam format x.264. Khusus rilis BD5/BD9 juga kompatibel dengan AVCHD (Advanced Video Coding High Definition) sehingga dapat di burn menjadi DVD serta pada-play pada pemutar Blu-ray yang kompatibel dengan baku AVCHD.

8. Telecine / Telesinema

Yaitu mesin telecine (telesinema) menduplikat film secara digital langsung berasal pita film protektor (reels). Gambar serta bunyi relatif cantik tetapi karena perkembangan indera telesinema dan  porto pembuatan yg relatif mahal membentuk tipe ini telah jarang pada pasaran.

9. Workprint (WP)

Video ini umumnya didesain asal versi film yg belum jadi atau 1/2 matang. Umumnya tipe ini kehilangan effect-effect film, tanpa teks, masih terdapat "time index marker", terkadang terdapat watermark, dan  lain lain. Umumnya versi ini keluar Jika film tadi ialah film yg dinanti-nanti (calon Box Office) sehingga para penyebar berniat mengembangkan / mendistribusikan versi WP supaya orang tidak meninggal bertanya-tanya hoho...

10. VHSRip

merupakan akibat copyan berasal kaset VHS yg sudah dirilis secara resmi. Zaman kini   telah mulai jarang akan tetapi paling banyak jenis ini artinya video olahraga, rekaman TV, dan  sebagainya.

11. TVRip (analog), (HD)TVRip, DSRip, STV, DVBRip, HR.HDTV, 720p H

Tipe ini ialah film yang direkam dari TV memakai peralatan recording seperti recording VHS, Betacam atau DVR. Jadi sumber capturenya dari koneksi coaxial/composite/s-video port (kabel yang biasa dibelakang TV/VCD/DVD player yang rona kabelnya rona merah, kuning serta putih). Sedangkan s-video bentuknya kabel tunggal berwarna hitam dimana port-nya banyak pin-nya. Jenis filmnya sangat variatif ada berasal film, dokumenter, tv show, konser musik, video clip, serta sebagainya.

Umumnya film ini ialah siaran TV episode yg umumnya direkam secara digital asal jaringan TV Kabel / TV Digital / TV Satelit. Ciri-ciri film ini umumnya ada flicker di film serta beberapa bagian mengandung artefak / stuck pixels / dead pixels (mirip di VCD yang ngadat/rusak nah ada yg gambar kotak-kotak). Sebab disiarkan melalui TV Kabel, umumnya terdapat tayangan-tayangan ekstra yg tidaak ada di edisi TV umumnya. Mirip behind the scenes, komentar, dan  sebagainya. TVRip umumnya diencoding menjadi resolusi fullscreen 512x384.

12. PDTV (Pure Digital TV)

Yaitu TVRip yg direkam menggunakan TV PCI card digital (menggunakan komputer buat mengcapturenya). Hasilnya lebih baik daripada TVRip lain. PDTV umumnya diencoding menjadi resolusi fullscreen 512x384 serta 640x352 untuk widescreen.